Bengkulu Wacanakan Pembangunan Tangki Timbun CPO, Gandeng Pengusaha Muda HIPMI
Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Penjabat Gubernur Bengkulu, H. Rosjonsyah, mengungkapkan rencana strategis untuk merealisasikan pembangunan terminal curah cair atau tangki timbun Crude Palm Oil (CPO) di Provinsi Bengkulu.
Rencana ini melibatkan pengusaha muda yang tergabung dalam Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu sebagai mitra utama.
Rosjonsyah menjelaskan, Bengkulu memiliki potensi besar dalam produksi CPO dengan sekitar 1,3 juta ton yang dihasilkan dari 38 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah tersebut. Namun, selama ini CPO Bengkulu dijual keluar provinsi atau melalui wilayah lain karena belum tersedianya fasilitas terminal curah cair yang memadai.
“Kita perlu membangun terminal curah cair untuk menampung produksi CPO. Saya sudah menawarkan investasi ini kepada mitra dari Hungaria. Kehadiran fasilitas ini penting untuk mendukung pengolahan, distribusi, dan meningkatkan nilai tambah CPO di Bengkulu,” ujar Rosjonsyah.
Pembangunan tangki timbun ini tidak hanya bertujuan mempercepat distribusi dan meminimalisir ketergantungan ekspor melalui provinsi lain, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi pengusaha lokal, terutama anggota BPD HIPMI Bengkulu.
Langkah ini juga diharapkan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan sektor industri kelapa sawit di Bengkulu.
Rosjonsyah optimistis, dengan dukungan pengusaha muda dan investor, pembangunan terminal curah cair ini dapat segera terealisasi, membawa manfaat besar bagi Bengkulu dan seluruh pelaku industri kelapa sawit di wilayah tersebut.
“Ini adalah peluang besar bagi kita semua. Dengan sinergi antara pemerintah, pengusaha muda, dan investor, Bengkulu bisa menjadi pusat distribusi CPO yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Reporter: Rahmita Dwi Kurnia
Editor: M Ichfan Widodo
- 250087 views
