Skip to main content

Francesca Albanese: Dunia Harus Fokus Pada Keadilan dan Perlindungan Hak Bangsa Palestina

Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina sejak 2022. Foto: Rls/Siberbengkulu.co

 

Ragam, Siberbengkulu.co -- Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina sejak 2022 saat diwawancarai pihak media “apakah  Israel berhak untuk eksis ?,” Francesca menjawab bahwa pertanyaan tersebut adalah salah jika dikaji secara hukum internasional.

Israel ada dan diakui sebagai anggota perserikatan bangsa-bangsa tetapi tidak ada konsep dalam hukum internasional yang menyatakan hak sebuah negara untuk eksis. 

Albanese memberikan contoh, apakah Italia punya hak untuk eksis ?, Italia ada namun jika suatu hari Italia dan Perancis untuk bergabung maka itu urusan mereka bukan negara lainnya. Point utama yang mereka beliau tekankan adalah “hak suatu bangsa untuk eksis yang dilindungi oleh hukum Internasional. Meski negara Israel ada bukan berarti penghapusan bangsa Palestina dapat dibenarkan. “Tidak 75 tahun lalu, tidak 57 tahun lalu dan tidak hari ini,” kate Francesca Albanese.

Francesca Albanese menyatakan dengan tegas, dimana perlindungan bagi rakyat Palestina dari penghapusan, aneksasi, pendudukan ilegal dan aparthaid ?. Albanese dengan tegas menyatakan dunia harus fokus pada keadilan dan perlindungan hak bangsa Palestina.

Menurut Francesca Albanese, semua investigasi yang telah dilakukannya selama setahun ini dapat dikonfirmasikan bahwa secara tegas Israel telah melakukan genosida di Gasa, sebagaimana pidatonya pada Senin, 18 November 2024, di Palemen Spanyol.

Karena pernyataannya yang keras mengkeritik perlakuan terhadap bangsa Palestina terutama pengungsi Palestina dan geosida di gaza, Albanese sering menerima ancaman, bahkan ancaman pembunuhan. Bahkan mantan PM Israel Ehud Olmert mengatakan, musuh Israel sebenarnya bukanlah Iran, Hizbullah, ataupun Hamas, tetapi ekstremis Israel sendiri dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

 

Sumber: Dari berbagai sumber 

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...