Fakta Unik Ceker Ayam
Ragam, Siberbengkulu.co -- Ceker ayam adalah bagian kaki ayam yang lazim dikonsumsi. Hidangan ceker ayam dapat ditemukan dalam kuliner Asia, Eropa Timur, Afrika, Karibia dan Amerika Latin.
Pada ceker ayam tidak terdapat otot atau daging, jaringan yang dapat dimakan antara lain kulit dan tendon (urat). Bagi sebagian golongan, ceker ayam dianggap sebagai bagian dari tubuh ayam yang menjijikkan dan kurang disukai.
Cekerj ayam menjadi salah satu bahan makanan yang cukup digemari. Cita rasanya yang khas, membuat ceker begitu digemari. Ada beragam masakan lezat dan menggugah selera yang bisa dibuat dengan bahan utama ceker.
Ternyata ceker ayam mengandung nutrisi yang tubuh perlukan untuk menjaga kesehatan. Sebanyak 100 gram kaki ayam matang terkandung sekitar 215 kkal.
Selain itu nutrisi lainnya yang tersedia dalam ceker ayam, di antaranya:
- Protein: 19,5 gram.
- Lemak: 14,5 gram.
- Kalsium: 90 miligram (mg).
- Zat besi: 0,9 mg.
- Vitamin A: 300 mikrogram (setara dengan 100 IU).
- Folat (vitamin B9): 85 mikrogram.
Selain itu, bagian tubuh ayam ini mengandung fosfor, selenium, zinc, kolin, vitamin B kompleks, dan vitamin K. Makanan sehat ini juga merupakan sumber gelatin dan kolagen yang baik.
Melihat kandungan nutrisinya, manfaat ceker ayam tidak perlu diragukan lagi. Selain dapat membantu memenuhi nutrisi untuk tubuh, ceker ayam memiliki beragam manfaat lainnya, di antaranya adalah:
- Menjaga kadar gula darah
Kandungan protein pada ceker ayam dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Saat dikonsumsi, protein akan merangsang pelepasan hormon glukagon. Hormon ini kemudian akan menyeimbangkan kadar gula darah, sehingga kadar gula darah tetap normal.
- Mencegah kerapuhan tulang
Seseorang yang mulai menua, pastilah jumlah kalsium dalam tubuh mengalami penurunan dan sel menjadi lebih sulit beregenerasi. Nah, salah satu manfaat ceker ayam, yakni bisa mencegah kerapuhan tulang.
- Meringankan gejala sindrom iritasi usus besar
Kolagen dalam ceker ayam juga dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan. Pasalnya, kolagen juga merupakan struktur jaringan ikat pada usus. Dengan mengonsumsi kolagen, kesehatan usus pun akan terlindungi.
Manfaat ceker ayam ini terlebih dirasakan oleh penderita sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome) yang sering kali mengalami keluhan pada saluran cerna, baik berupa perut kembung, diare, maupun sembelit.
- Mencegah anemia
Karena mengandung protein dan zat besi yang cukup tinggi, manfaat ceker ayam juga bisa diperoleh untuk mencegah anemia, terutama yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Namun, pastikan juga Anda mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang seimbang untuk menjaga kadar sel darah merah tetap normal.
- Mencegah gigi berlubang
Manfaat ceker ayam lainnya ialah menjaga kesehatan gigi dan gusi. Hal ini karena ceker ayam mengandung kalsium, protein, dan fosfor yang tinggi. Semua kandungan tersebut merupakan komponen yang sangat penting dalam pembentukan dan pemeliharaan gigi, termasuk dalam mencegah gigi berlubang.
Untuk mengoptimalkan manfaat ceker ayam, pastikan Anda mengonsumsi makanan bernutrisi lainnya. Bila Anda menderita kondisi medis khusus, termasuk memiliki koleseterol tinggi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui nutrisi dan anjuran makan ceker ayam yang sesuai.
Reporter : Rahmita Dwi Kurnia
Editor: M Ichfan Widodo
- 250035 views
