Skip to main content

Gelar Sosialisasi Keamanan Obat dan Makanan, Ini Pesan Kepala BPOM Bengkulu

Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram ketika menyampaikan materi pada sosialisasi, Rabu (16/08/2023)./ (Siberbengkulu.co/ Foto: Lentera)

Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu bersama DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Bengkulu melaksanakan Sosialisasi Keamanan Obat dan Makanan Dengan Cek Kemasan, Label, Izin Edar, Kadaluwarsa (KLIK) pada Rabu, 16 Agustus 2023.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., Ketua DPD GANN Provinsi Bengkulu, Yusnaini, Sekretaris DPD GANN Provinsi Bengkulu, Leo Fatli Bakti, Ketua DPC GANN Kota Bengkulu, Hasnul Kasdi dan jajaran pengurus serta anggota GANN.

Dalam kesempatan ini Ketua DPD GANN Provinsi Bengkulu Yusnaini mengucapkan terima kasih kepada BPOM Bengkulu dalam hal ini Bapak Yogi Abaso Mataram yang telah menerima jajaran GANN untuk bersilaturahmi dan sekaligus menambah wawasan terhadap keamanan obat dan makanan melalui kegiatan sosialisasi.

"Kepada pengurus dan anggota GANN yang mengikuti kegiatan sosialiasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan informasi dari BPOM dan selanjutnya agar dapat diterapkan dilingkungannya masing-masing," ujar Yusnaini, Rabu (16/08/2023).

Kemudian disampaikan Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi DPD GANN Provinsi Bengkulu yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam menggelar kegiatan sosialisasi ini.

"Alhamdulillah hari ini kita memberikan sosialisasi terhadap keamanan obat dan makanan bagi pengurus dan anggota GANN dengan animo dari peserta yang cukup antusias dan mudah-mudahan dapat menjadi bekal untuk setiap personil GANN baik di internal maupun untuk masyarakat luas," sampai Yogi Abaso.

Lebih lanjut dijelaskan Yogi, tantangan terhadap pengawasan obat dan makanan ini sangat banyak karena seperti diketahui saat ini obat dan makanan ini jalurnya banyak sekali dimana adanya jalur online yang memiliki tantangan khusus.

"Saat ini kami di BPOM masih spesifik atas jalur distribusi resmi tapi mau tidak mau kami juga harus melihat distribusi melalui jalur online karena dampaknya terhadap masyarakat juga cukup tinggi," jelas Yogi Abaso.

Kemudian Yogi Abaso berpesan agar masyarakat kalau mau membeli obat jangan di warung tapi belilah di apotik atau toko obat berizin.

"Sebagai konsumen harus cerdas dalam meneliti keamanan obat dan makanan," tutup Yogi Abaso Mataram.

 

Editor : Cyntia Pramesti

Reporter : Lentera Nindya M

Baca juga ...