Skip to main content

Gubernur Rohidin Jadi Salah Satu Penguji Sidang S3 di Kampus IPB Dramaga Bogor

Gubernur Bengkulu Prof. Dr. Rohidin Mersyah Jadi Salah Satu Penguji Sidang S3 di Kampus IPB Dramaga Bogor. (Foto: Lentera/MC)

Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Gubernur Rohidin menjadi Penguji Sidang Promosi Terbuka Program Doktor (S3) Atas Nama Saudara Idham Khalik di R.202 Gedung Sekolah Pasca Sarjana Lantai 2 Kampus IPB Dramaga Bogor, dan pada kesempatan ini Gubernur Bengkulu Prof. Dr. Rohidin Mersyah turut disambut Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satriac, Selasa (5/12).

Gubernur juga berkesempatan mengunjungi Museum dan Gallery IPB Future, disini kita bisa melihat sejarah terbentuknya IPB yang merupakan lembaga pendidikan tinggi pertanian yang secara historis merupakan bentukan dari lembaga-lembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian serta kedokteran hewan yang dimulai telah pada awal abad ke-20 di Bogor.

Setelah Indonesia merdeka tahun 1945, didirikan perguruan tinggi darurat dengan nama Nood-Universiteit di Jakarta tanggal 21 Januari 1946. Nood-Universiteit ini mengelola lima fakultas. Salah satunya adalah Faculteit van Landbouwwetenschap (Fakultas Pertanian) yang menjadi cikal bakal berdirinya perguruan tinggi pertanian pertama di Indonesia.

Lahirnya Institut Pertanian Bogor (IPB University) pada tanggal 1 September 1963 berdasarkan keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 91/1963 yang kemudian disahkan oleh Presiden RI Pertama dengan Keputusan No. 279/1965.

Gubernur Rohidin menjadi Penguji Sidang Promosi Terbuka Program Doktor (S3) Atas Nama Saudara Idham Khalik di  R.202 Gedung Sekolah Pasca Sarjana Lantai 2 Kampus IPB Dramaga Bogor, dan pada kesempatan ini Gubernur Bengkulu Prof. Dr. Rohidin Mersyah turut disambut Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satriac Selasa (5/12).

Gubernur juga berkesempatan mengunjungi Museum dan Gallery IPB Future, disini kita bisa melihat sejarah terbentuknya IPB yang merupakan lembaga pendidikan tinggi pertanian yang secara historis merupakan bentukan dari lembaga-lembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian serta kedokteran hewan yang dimulai telah pada awal abad ke-20 di Bogor.

Setelah Indonesia merdeka tahun 1945, didirikan perguruan tinggi darurat dengan nama Nood-Universiteit di Jakarta tanggal 21 Januari 1946. Nood-Universiteit ini mengelola lima fakultas. Salah satunya adalah Faculteit van Landbouwwetenschap (Fakultas Pertanian) yang menjadi cikal bakal berdirinya perguruan tinggi pertanian pertama di Indonesia.

Lahirnya Institut Pertanian Bogor (IPB University) pada tanggal 1 September 1963 berdasarkan keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 91/1963 yang kemudian disahkan oleh Presiden RI Pertama dengan Keputusan No. 279/1965.

Disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, saat ini jebolan IPB melahirkan SDM SDM hebat yang dapat berkontribusi dalam kemajuan bangsa.

“Tentu kita yakin IPB ini selalu menghasilkan SDM yang selalu berkontribusi dengan bangsa ini. Harapan kita mereka yang sudah ujian S3 ini dapat mampu menyumbang pikiranya untuk bangsa” Kata Gubernur Rohidin.

 

Editor: Arif Dwi Septian

Sumber: Rls Media Center Provinsi Bengkulu

Baca juga ...