Skip to main content

Jaga dan Atasi Aspek Ketersediaan Beras Pemkab Seluma Operasi Pasar Jual Beras Murah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Seluma Amri, sesuai dengan instruksi dari bapak bupati. Maka kita sudah menyalurkan beras  di 14 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Seluma. Tepatnya pada Jumat (6/10)./ (Siberbengkulu.co/ Foto: Suripno)

Seluma, Siberbengkulu.co --  Dalam menjaga dan mengatasi aspek ketersediaan, distribusi dan harga padi dan gabah maupun beras.  Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma, sudah melaksanakan operasi pasar untuk menjual beras murah di 14 kecamatan.

 Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Seluma Amri, sesuai dengan instruksi dari bapak bupati. Maka kita sudah menyalurkan beras  di 14 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Seluma. Tepatnya pada Jumat (6/10) terakhir sekali kita salurkan ke Kecamatan Lubuk Sandi. Dari 14 kecamatan yang sudah kita salurkan beras murah. 

"Ada permintaan ditambah dari Kecamatan Talo, Ilir Talo, dan Ulu Talo. Masing-masing mengajukan 5 ton," ujarnya, Senin (09/10) kemarin.

Dijelaskan Amri untuk tahap awal  masing-masing kecamatan sudah didistribusikan beras dari Bulog sebanyak 2 ton. Jumlah tersebut akan kembali ditambah apabila masih kurang. "Kalau dari Bulog mereka akan menyalurkan berapa yang kita butuhkan. Jika tidak ada halangan maka penyaluran beras murah tahap kedua itu hari Rabu (11/10) nanti," tuturnya. 

Untuk harga beras dari Bulog memang lebih murah dari harga beras yang saat ini. Sehingga diharapkannya kegiatan ini nanti dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan beras. 

"Ini merupakan upaya kita untuk menekan harga beras yang tinggi. Dan alhamdulillah saat ini tidak ada kenaikan dan kita harapkan mengalami penurunan," sambungnya. 

Dijelaskan Amri dalam kurun waktu empat bulan ke depan di Kecamatan Talo, Ilir Talo, dan Ulu Talo diprediksi akan terus mengalami kesulitan. Oleh karena itu DKP sudah berkoordinasi. Dan Bulog sudah siap membantu dalam mencukupi beras.

"Empat bulan ke depan kita prediksi masih akan sulit. Tapi kita sudah koordinasi dengan Bulog dan mudah-mudahan ini bisa diantisipasi. Mereka sudah siap. Bahkan mereka akan mengurangi kuota di pengecer yaitu hanya 1 ton," urainya.

Sementara itu Bulog sebagai Perusahaan Umum Negara yang bergerak di bidang logistik pangan, tetap mengemban tugas publik dari Pemerintah, tetap melakukan kegiatan menjaga harga dasar pembelian untuk gabah, stabilisasi harga khususnya bahan pokok, menyalurkan beras untuk bantuan sosial dan pengelolaan stok pangan.

Perlu peran Pemerintah untuk menjaga aliran distribusi padi dan gabah maupun beras agar ketersediaan tetap terjaga sesuai kebutuhan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Seluma guna mengatasi permasalahan harga beras yang melambung tinggi.

 

Editor: Arif Dwi Septian

Reporter : Suripno

Tags

Baca juga ...