Kecelakaan Tunggal Akibat Rem Blong di Jembatan Perbatasan Sungai Rumbai
Mukomuko, Siberbengkulu.co -- Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalan lintas Bengkulu-Padang, tepatnya di jembatan perbatasan Desa Gading Jaya, Kecamatan Sungai Rumbai, dengan Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh, pada Kamis (19/12) siang. Diduga kuat, kecelakaan ini terjadi akibat rem blong, ditambah kondisi cuaca hujan yang membuat jalanan licin.
Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, truk merek Hino bernomor polisi **BE 8913 AMC** mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan. Truk sempat tidak dapat bergerak, sehingga menutup hampir seluruh badan jalan dan menyebabkan kemacetan sementara. Kendaraan yang melintas di lokasi harus bergantian melewati area kecelakaan, sehingga antrean kendaraan tak terhindarkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut melaju dari arah Padang menuju Bengkulu. Menurut saksi mata, rem truk diduga blong, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan truk menabrak tanggul jembatan di sisi kiri jalan.
"Mungkin karena rem blong sehingga truk menabrak tanggul jembatan," ujar seorang pengendara yang ikut mengantre saat kejadian.
Beberapa pengendara yang melintas sempat berhenti untuk membantu, sementara lainnya hanya menyaksikan. Setelah beberapa saat, arus lalu lintas kembali normal setelah truk berhasil dipindahkan.
Mengingat cuaca ekstrem belakangan ini, yang sering kali disertai hujan deras dan badai, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Pengendara disarankan untuk berhenti sejenak jika hujan deras atau badai terjadi, dan melanjutkan perjalanan setelah kondisi membaik.
Selain itu, para pengendara diminta untuk selalu memprioritaskan keselamatan dengan:
- Menggunakan sabuk pengaman, baik untuk pengemudi maupun penumpang.
- Memperhatikan kondisi jalan dan cuaca.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan.
- Tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk.
Keselamatan di jalan adalah yang utama. Dengan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Reporter: Yas Bastari
Editor: M Ichfan Widodo
- 250072 views
