Skip to main content

Ramcek Gabungan di Terminal TTA Simpang Nangka: Temukan Bus Tak Layak Jalan pada Hari Pertama

Pada pelaksanaan ramcek gabungan hari pertama yang digelar di Terminal Type A (TTA) Simpang Nangka, Rejang Lebong, Senin (09/12) pagi, Foto: Pingki/Siberbengkulu.co

Rejang Lebong, Siberbengkulu.co -- Pada pelaksanaan ramcek gabungan hari pertama yang digelar di Terminal Type A (TTA) Simpang Nangka, Rejang Lebong, Senin (09/12) pagi, petugas gabungan menemukan sebuah bus yang dinilai tidak layak jalan. Bus tersebut diketahui memiliki kaca depan yang pecah, yang bisa membahayakan pengemudi serta penumpang.

Kepala Balai Kelas III Bengkulu, Taufik Erfin, AMd., LLASD., ST, SE, MM, melalui Pengawas Satpel TTA Simpang Nangka, Edi Azhari SH MM, menyampaikan bahwa ada dua komponen utama yang diperiksa dalam ramcek gabungan ini. Salah satunya adalah kondisi kaca bus, yang merupakan bagian penting yang harus dipastikan dalam keadaan baik untuk keselamatan perjalanan.

Pelaksanaan ramcek gabungan ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 9 hingga 11 Desember 2024. Edi Azhari mengungkapkan, kegiatan ini akan dimaksimalkan untuk memastikan bus-bus yang beroperasi dalam kondisi layak jalan. 

“Secara nasional, pelaksanaan ramcek dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 20 Desember. Namun, sesuai dengan instruksi pihak balai, kami hanya melakukan ramcek gabungan selama 3 hari. Setelah itu, hingga tanggal 20 Desember, kami akan melanjutkan kegiatan ramcek secara mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa pelaksanaan ramcek gabungan ini melibatkan beberapa pihak terkait. BPTD fokus pada pemeriksaan fisik bus, sementara Sat Lantas melakukan pengecekan terhadap SIM dan surat-surat pengemudi. 

Selain itu, Jasa Raharja turut memeriksa asuransi yang dimiliki oleh para penumpang, serta aspek lainnya yang mendukung keselamatan perjalanan.

Dengan adanya kegiatan ramcek gabungan ini, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan transportasi umum dan meminimalkan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan penumpang dan pengemudi.

 

Reporter: Pingki Nopsa

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...