Skip to main content

TBS Sawit Tembus Rp3.000 per Kg, Petani di Bengkulu Utara Bergembira

TBS Sawit. Foto: Herdi/Siberbengkulu.co

Bengkulu Utara, Siberbengkulu.co -- Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Bengkulu Utara mengalami kenaikan signifikan, menembus Rp3.000 per kilogram. Kabar baik ini disambut gembira oleh petani sawit setempat, salah satunya adalah Amran, seorang petani di Desa Putri Hijau, Selasa (05/11). 

Amran mengungkapkan bahwa harga TBS sejak Januari 2024 sudah cukup baik, yaitu di atas Rp2.500 per kilogram. Hal ini membuat para petani sawit merasakan hasil yang cukup berimbang dengan upah dan biaya lainnya.

 “Harga TBS yang stabil dan tinggi ini sangat membantu kami. Kalau bisa bertahan seperti ini, kami yang punya kebun kecil juga bisa mendapat hasil yang lumayan,” ujarnya.

Saat ini, harga beli sawit di tujuh pabrik CPO (Crude Palm Oil) di Bengkulu Utara berkisar antara Rp2.700 hingga Rp3.000 per kilogram. Para petani berharap harga ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang, sehingga mereka dapat terus menikmati keuntungan yang lebih baik.

Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Desman, juga memberikan perhatian serius terhadap perkembangan harga sawit. Pihaknya berkomitmen untuk memantau situasi harga TBS agar tidak ada potensi permainan harga di antara perusahaan yang dapat menyebabkan harga sawit turun secara tiba-tiba. "Kami akan terus memantau dan mengawasi agar harga tetap stabil dan menguntungkan bagi petani," kata Desman.

Dengan harga yang semakin menguntungkan, diharapkan kesejahteraan petani sawit di Bengkulu Utara semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah tersebut.

 

Reporter: Herdianson 

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...