Skip to main content

Waspada, Maling Hewan Potong Sapi Ditempat 'Tinggalkan Isi Perut'

Warga Bumi Ayu tepatnya di jalan Mawar RT 018 RW 003 depan MI Mutiara Asyifa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dihebohkan dengan ditemukannya darah dan isi perut hewan yang berceceran./ (Siberbengkulu.co/ Foto: Lentera)

Kota Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Pada Sabtu (26/08) pagi kemarin warga Bumi Ayu tepatnya di jalan Mawar RT 018 RW 003 depan MI Mutiara Asyifa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dihebohkan dengan ditemukannya darah dan isi perut hewan yang berceceran.

Diketahui darah tersebut merupakan darah ternak milik salah satu warga yang digasak maling dan ditinggalkan isi perutnya begitu saja.

Irman Suandi (60) selaku Ketua RW 003 Bumi Ayu sekaligus pemilik hewan ternak tersebut menceritakan kepada awak media bahwa jarak dari tempat mengikat dan tempat ditemukan isi perut sapi sekitar 100 meter dari kediamannya.

Beliau juga menceritakan kronologis kejadian berawal ketika pada Jum'at (25/08) sekitar pukul 17.30 WIB sapi diikat di pohon sawit, jarak kira-kira 20 meter dari rumah, pada pukul lebih kurang 03.00 WIB dini hari ini Sabtu (26/08) maling sudah mulai beroperasi, tetapi orang rumah tidak sadar, karena mereka beroperasi pada waktu istirahat dan keluarga tengah tidur pulas.

"Kami sadar pada pukul 07.00 Wib ketika hendak memindahkan sapi ke tempat makan daerah kebun belakang rumah, tapi kaget salah satu sapi ada yang hilang. Karena merasa kehilangan, jadi kami mulai mencari dan ketemu tali sapinya posisi persis di depan MI Mutiara Assyifa yayasan Mutiara Assyifa di pinggir jalan, tidak jauh dari lokasi tali terlihatlah darah dan isi dalaman sapi," ungkap Irman.

Tanpa pikir panjang setelah yang ditemukan hanya tersisa isi perut dan darah, korban segera menyambangi Polsek terdekat sekira pukul 7.30 WIB.

Setelah mendapatkan respon dari pihak Kepolisian langsung turun ke lokasi pukul 8.30 WIB untuk mengecek hasil laporan tersebut, dan saat ini pihak kejadian tersebut sedang dilakukan penyelidikan oleh pihak Polsek Selebar.

Irman juga berharap agar kejadian ini dapat diusut secepatnya dan pelaku terungkap karena sudah merugikan, supaya tidak ada korban berikutnya, "kita sama-sama berhati-hati karena maling sudah berkeliaran dimana-mana, kita harus selalu waspada," demikian Irman.

 

 Editor: Arif Dwi Septian

Reporter : Lentera Nindya M 

Baca juga ...