Skip to main content

Jelang Pemilu 2024, Pemprov Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu Selenggarakan FGD

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema penanganan konflik lahan perkebunan dalam menciptakan stabilitas keamanan Provinsi Bengkulu menjelang Pemilu 2024 di Gedung pola kantor Gubernur Bengkulu. (Foto: Lentera)

Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema penanganan konflik lahan perkebunan dalam menciptakan stabilitas keamanan Provinsi Bengkulu menjelang Pemilu 2024 di Gedung pola kantor Gubernur Bengkulu. 

Staf Ahli Pemerintah Provinsi Bengkulu, Murlin Harnizal mengatakan, pihaknya menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah persiapan Pemilu 2024, dengan fokus utama dalam penanganan konflik lahan, terutama lahan yang berbatasan antara milik masyarakat dengan perusahaan.

Murlin Harnizal menyampaikan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat harus berperan aktif dalam menjaga situasi kondusif terutama menjelang Pemilu 2024.

"Konflik lahan yang terjadi berbatasan antara masyarakat dan perusahaan menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan. Jadi diharapkan melalui kegiatan ini, semua pihak dapat mencapai pemahaman bersama untuk menangani konflik lahan dengan cepat dan efektif," ujar Murlin Hamizal.

Kegiatan ini dapat disimpulkan agar penanganan konflik lahan ini segera dijadikan tugas utama untuk menjaga kondusifitas keamanan ketertiban masyarakat dalam proses tahapan pemilu 2024. 

Dalam pertemuan ini tampak hadiri dari berbagai macam elemen seperti, Advokat, akademisi, dan forkopimda untuk ikut dalam memberikan solusi dalam penanganan konflik lahan. 

Murlin Harnizal berharap adanya peran dari semua pihak untuk dapat mencegah masyarakat agar tidak terpicu atau terpancing oleh isu-isu yang berkaitan dengan lahan.

"Semoga dengan peran kita semua masyarakat tidak begitu saja terpicu atau terpancing apabila ada isu-isu yang berkaitan dengan lahan," ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Direktorat Intelkam Polda Bengkulu, AKBP. Darmawan Dwiharyanto dalam pemparannya mengatakan dengan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Dinas Pertanian dan Perkebunan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, mereka mengidentifikasi potensi konflik terkait perkebunan yang dapat mengganggu keamanan menjelang pemilu.

"Kita sampai masih ada potensi konflik terkait dengan perkebunan khusus yang dapat terindikasi, terhadap gangguan kamtibmas menjelang pemilu," sampainya.

 

Editor: Arif Dwi Septian
Reporter : Lentera Nindya M

Baca juga ...