Lepas 68 Santri SDIT Khoiru Ummah Angkatan XI, Wabup Apresiasi Materi BPI
Rejang Lebog, Siberbengkulu.co -- Wabup Rejang Lebong, Hendra Wahyudiansyah, SH melepas 68 santri kelas VI SDIT Khoiru Ummah angkatan XI. Prosesi pelepasan santri itu dilaksanakan di Ballroom Hotel Sepanak, pukul 09.00 WIB, Rabu (22/5).
Pelepasan santri itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Wabup. Prosesi pengungkapan tersebut melibatkan Pembina Yayasan Al Amin, Herizal Apriansyah, S.Sos, Pengawas Yayasan Al Amin, Ahmad Heriyanto, SP. Serta civitas akademika SDIT dan para wali santri.
''Selamat kepada seluruh santri kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikannya di SDIT Khoiru Ummah. Serta dapat melanjutkan ke jenjang lebih lanjut. Agar selaras, anak-anak dapat melanjutkan ke SMIT Khairu Ummah,'' kata Wabup.
Wabup juga mengapresiasi materi bina pribadi islami (BPI), yang diterapkan di SDIT Khoiru Ummah. Pola BPI bisa diterima sekolah-sekolah negeri yang ada di Rejang Lebong.
''Selamat kepada para santri kelas VI/a dan VI/b yang telah menyelesaikan pendidikan selama 6 tahun. Tetap laksanakan yang telah didapat di SDIT-Khoiru Ummah meskipun telah melanjutkan ke sekolah lain,'' ujar Rajab.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SDIT Khoru Ummah, Rajab Effendi, M.Pd.Gr menjelaskan, total santri kelas VI yang dilepas terdiri dari 37 santri dan 31 santriwati.
Sedangkan Pembina Yayan Al Amin, Herizal Apriansyah, S.Sos, menuturkan bahwa SDIT Khoiru Ummah telah menerapkan kurikulum jaringan sekolah Islam terpadu nasional yang telah teruji.
''Jadi anak-anak kita bisa unggul dalam akademik dan juga berakhlaq mulia. Untuk itu, kami Yayasan Al Amin telah membangun jenjang pendidikan dari TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Sehingga kita berharap anak-anak kita kelak dapat memperoleh pendidikan sesuai yang diharapkan,'' tutur Herizal.
Selain itu, Herizal juga meminta saran dan kritik dari para wali santri. Diharapkan saran dan kritik itu dapat menjadi perhatian sekolah dalam melakukan pembenahan kualitas.
Herizal juga menyebutkan para santri juga telah mendapat materi bina pribadi islam. ''Melalui BPI ini kami mencoba meningkatkan pemahaman santri tentang Islam. BPI juga kami serahkan kepada para dewan guru,'' tukasnya.
Usai pemukulan gong tanda pelepasan santri dilanjutkan dengan peluncuran buku ''Goresan Tinta Pengubah Dunia''. Serta penampilan seni para santri. Seperti tari dan musik dhol.
Editor: Arif Dwi Septian
Reporter : Pingki Nopsa
- 250063 views
