Skip to main content

Pengawasan Intensif BPOM di Pasar Tunggal Jaya Pastikan Keamanan Pangan

Pengawasan Intensif BPOM di Pasar Tunggal Jaya Pastikan Keamanan Pangan. Foto: Yas/Siberbengkulu.co

 

Mukomuko, Siberbengkulu.co -- Tim I BPOM Bengkulu yang dipimpin oleh Yunika Sary melaksanakan kegiatan pengawasan intensif di Pasar Tunggal Jaya. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil pada produk pangan yang dijual di pasar tradisional tersebut, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Kegiatan ini melibatkan pengujian terhadap 40 sampel pangan yang diambil secara acak dari berbagai pedagang. Sampel yang diuji mencakup bahan pangan segar seperti ikan, daging, dan sayur-mayur yang merupakan komoditas utama yang dijual setiap hari Sabtu di pasar tersebut. 

Tim BPOM bekerja sama dengan Pengelola Pasar untuk memastikan keamanan pangan yang dijual, sekaligus memberikan edukasi mengenai pengawasan obat dan makanan melalui pembagian leaflet kepada pedagang dan pengunjung pasar.

Leaflet yang dibagikan berisi informasi tentang produk-produk yang dilarang, serta informasi mengenai Aplikasi BPOM Mobile dan nomor kontak Balai POM di Bengkulu untuk pengaduan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang dan konsumen akan pentingnya keamanan pangan.

Hasil pengujian terhadap seluruh sampel menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya bahan berbahaya. Meskipun demikian, Yunika Sary menegaskan pentingnya pengawasan yang dilakukan secara berkala. 

"Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan pengawasan tidak boleh berhenti di sini. Pengelola Pasar yang telah dilatih oleh Balai POM di Bengkulu diharapkan terus melakukan monitoring agar konsumen merasa aman saat membeli bahan pangan di pasar tradisional," ujar Yunika.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah diharapkan dapat terus mendukung upaya pengawasan ini untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan di masa mendatang, demi melindungi konsumen dari potensi bahaya bahan kimia terlarang. Pengawasan yang berkelanjutan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan perdagangan pangan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.

 

Reporter: Yas Bastari 

Editor: M Ichfan Widodo 

Tags

Baca juga ...