Skip to main content

Terapkan Pembelajaran Berbasis IT, Pemkab BS Siapkan Aplikasi "Satu Cerdas" Untuk Siswa

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan sudah menyiapkan metode pembelajaran anak melalui aplikasi yang namanya satu cerdas yang berbasis IT (Information AND Technology). Semua pelajaran sudah ada didalamnya. (Foto: ilustrasi)

 

Bengkulu Selatan, Siberbengkulu.co -- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan sudah menyiapkan metode pembelajaran anak melalui aplikasi yang namanya satu cerdas yang berbasis IT (Information AND Technology). Semua pelajaran sudah ada didalamnya.

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi,SE.MM mengatakan, nantinya seluruh siswa, mulai dari kelas empat Sekolah Dasar (SD) sampai kelas tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) tinggal mendownload aplikasi yang sudah disediakan yaitu Aplikasi Satu Cerdas.

"Dalam aplikasi ini semua pelajaran ada semuanya. Mulai pembahasan mata pelajaran sampai Latihan Kerja Siswa (LKS) ataupun Pekerjaan Rumah (PR). Semuanya kita masukkan dalam aplikasi. Sehingga mempermudah siswa - siswi dalam belajar. Artinya, dalam satu genggaman satu Android saja, semua pelajaran sudah ada semuanya," papar Gusnan.

Hal ini sudah dilakukan berdasarkan dengan analisa konsumen. Artinya, siswa - siswi akan lebih mudah belajar tanpa harus membaca buku, menggunakan pena untuk mengefisienkan kebutuhan. Cukup menggunakan handphone ataupun laptop. Tinggal memilih pelajaran apa yang harus dipelajari.

Bahkan siswa - siswi pun nantinya tidak terpaku dengan buku apa yang harus dibawa ke sekolah. Sistem pembelajarannya bisa dimana saja. Baik itu sedang bersantai ataupun bermain.Tinggal siswa - siswi mempelajari ataupun mengerjakan tugas sesuai dengan pelajaran yang diberikan oleh pihak guru.

"Dengan kebutuhan konsumen inilah kita ciptakan aplikasi tersebut. Bahkan terkait soal absensi bisa dikontrol oleh orang tua. Nantinya guru tinggal menjelaskan. Siswa - siswi tinggal melihat handphonenya. Apalagi saat ini kebutuhan anak - anak kita tidak terlepas dari handphone," ujar Gusnan.

Adapun yang disampaikan oleh Kabid SMP, Lusi Wijaya, M.Pd, metode pembelajaran ini akan dilakukan semuanya pada tahun 2026 mendatang. Dan Bengkulu Selatan menjadi pilot project di Provinsi Bengkulu dengan pembelajaran secara digital. 

Oleh karena itu, perlu disiapkan pembelajaran berbasis IT. Hal ini sudah dilakukan percobaan  pada Juni 2023 yang lalu.

Didalam aplikasi tersebut tersedia berbagai menu yaitu absensi siswa dan guru, materi pembelajaran berdasarkan kurikulum yang berlaku,video pembelajaran. 

"Melalui aplikasi ini, Kepala Sekolah dengan memegang aplikasi bisa mengontrol guru yang mengajar. Guru bisa mengontrol siswa dan orang tua bisa mengontrol batas pembelajaran yang diberikan. Bahkan guru pun bisa melihat apakah siswa tersebut belajar di rumah," paparnya lagi.

Sementara untuk Kabupaten Kaur akan melaksanakannya di tahun 2024, dan Kabupaten Lebong dengan aplikasi yang diisi dengan aplikasi  Lebong Cerdas. Begitu juga nantinya yang akan diikuti oleh Kabupaten Mukomuko. Untuk aplikasi Satu Cerdas ini didukung juga dengan pengadaan - pengadaan Chromebook adalah jenis komputer baru yang dirancang untuk membantu Anda menyelesaikan berbagai aktivitas dengan lebih cepat dan lebih mudah.

Untuk pembelajaran dengan aplikasi satu cerdas, semua guru sudah memegang semua akun dari semua pembelajaran. Metode yang kita pakai saat ini sama dengan dua  provinsi  yang ada di Indonesia. Yaitu Provinsi Bali dan Provinsi Jawa Barat Kota Bandung," pungkasnya.

 

Editor: Arif Dwi Septian

Reporter : Aidil

Baca juga ...