Skip to main content

Manfaat dan Kandungan Gizi Buah Cempokak

Buah Cempokak, foto: Mita/Siberbengkulu.co

 

Ragam, Siberbengkulu.co -- Buah cempokak (Solanum torvum) adalah sejenis buah kecil yang berasal dari tanaman perdu yang tumbuh subur di daerah tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini sering ditemukan di kebun atau lahan kosong dan dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti rimbang (Sumatera) dan takokak (Jawa). Cempokak sering digunakan sebagai bahan masakan atau obat tradisional karena kandungan gizinya yang kaya.  

Ciri-Ciri Buah Cempokak

1. Ukuran dan Warna

   Buah cempokak berbentuk bulat kecil, dengan diameter sekitar 1-1,5 cm. Saat masih muda, warnanya hijau, tetapi akan berubah menjadi kuning hingga oranye saat matang.  

2. Rasa

   Rasanya sedikit pahit, namun jika diolah dengan benar, rasa pahitnya bisa berkurang dan menjadi lezat sebagai tambahan masakan.  

3. Tanaman

   Tanaman cempokak memiliki batang berduri kecil, daun lebar, dan bunga berwarna putih.  

Buah cempokak mengandung berbagai nutrisi penting, seperti:  

- Vitamin A: Baik untuk kesehatan mata.  

- Vitamin C: Membantu meningkatkan daya tahan tubuh.  

- Zat Besi: Berperan dalam pembentukan sel darah merah.  

- Serat: Membantu pencernaan.  

- Flavonoid dan antioksidan: Bermanfaat untuk melawan radikal bebas.  

Manfaat Buah Cempokak untuk Kesehatan

1. Meningkatkan Imunitas

   Kandungan vitamin C dalam cempokak membantu tubuh melawan infeksi.  

2. Mengontrol Gula Darah

   Dalam pengobatan tradisional, buah ini digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah.  

3. Menjaga Kesehatan Mata

   Vitamin A yang tinggi dapat membantu mencegah gangguan penglihatan.  

4. Melancarkan Pencernaan

   Serat dalam buah ini membantu mencegah sembelit.  

5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

   Antioksidan yang terkandung membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.  

Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi buah cempokak secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Selain itu, wanita hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya karena kandungan kimia alami tertentu pada buah ini.  

Dengan kandungan gizinya yang tinggi, buah ini layak dijadikan bagian dari pola makan sehat, namun tetap dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.  

 

Reporter: Rahmita Dwi Kurnia 

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...