Lestarikan Olahraga Tradisional, Pemkab Bengkulu Selatan Jaring Atlet Muda Lewat POTRADDA 2026
SiberBengkulu.co, Bengkulu Selatan - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan secara resmi membuka agenda Pembinaan dan Pengembangan Rekreasi Olahraga Tradisional Daerah (POTRADDA) Tahun 2026.
Acara yang dipusatkan di Stadion Padang Panjang, Kota Manna ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, dan dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).
Ajang tahunan yang berlangsung selama dua hari (7–8 Mei 2026) ini melibatkan ratusan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dari seluruh wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. Pembukaan kompetisi ditandai dengan tendangan bola perdana dan dimulainya pertandingan cabang olahraga Hadang (gobak sodor) antar-sekolah.
Dalam sambutan pengarahannya, Wakil Bupati Yevri Sudianto menegaskan bahwa POTRADDA bukan sekadar agenda kompetisi fisik berkala, melainkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam merawat kearifan lokal. Di tengah kuatnya arus digitalisasi, olahraga tradisional dinilai menjadi instrumen penting untuk memulihkan kebugaran dan interaksi sosial generasi muda.
"Kami ingin anak-anak kita kembali aktif di lapangan. Melalui olahraga tradisional seperti Hadang, egrang, atau trompah, mereka tidak hanya melatih ketangkasan jasmani, tetapi juga mengasah mental kompetitif yang sehat, kerja sama tim, dan sportivitas," ujar Yevri Sudianto di Stadion Padang Panjang.
Selain sebagai upaya pelestarian budaya daerah, ajang POTRADDA 2026 ini juga diproyeksikan sebagai wadah penjaringan atlet-atlet rekreasi potensial. Para pemenang dan peserta terbaik dari kompetisi ini nantinya akan diakomodasi dan dibina lebih lanjut oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk mewakili Kabupaten Bengkulu Selatan ke tingkat provinsi hingga tingkat nasional dalam ajang Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potradnas).
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap kegiatan ini dapat menstimulus sekolah-sekolah di Manna untuk menghidupkan kembali kegiatan ekstrakurikuler berbasis olahraga rekreasi tradisional secara berkelanjutan.[Adv]
- 1 view